Evaluasi Penggarapan Tari Maskot Desa Munggu
Pemerintah Desa Munggu bersama Listibiya Desa Munggu melaksanakan Evaluasi Penggarapan Tari Maskot Desa Munggu pada Minggu (8/2), bertempat di Balai Banjar Pemaron. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau perkembangan penggarapan tari maskot sekaligus menghimpun masukan dari berbagai unsur masyarakat demi penyempurnaan karya seni yang menjadi identitas budaya Desa Munggu.
.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan doa pembuka. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan Koordinator Penggarapan yang disampaikan oleh Ketua Listibiya Desa Munggu, sekaligus pemaparan konsep penggarapan Tari Maskot Desa Munggu. Dalam pemaparannya disampaikan latar belakang, gagasan artistik, serta nilai-nilai budaya lokal yang menjadi dasar penciptaan tari maskot desa.
.
Pada sesi berikutnya, progres penggarapan ditunjukkan secara langsung melalui penampilan garapan Tari Maskot Desa Munggu oleh para penari dan penabuh. Penampilan ini menjadi media evaluasi utama untuk memperlihatkan perkembangan koreografi, iringan tabuh, serta kesatuan gerak dan musikalitas yang telah dicapai hingga tahap saat ini.
.
Selanjutnya disampaikan sambutan Bendesa Adat Munggu, I Made Suwinda, yang menekankan agar proses penggarapan Tari Maskot Desa Munggu tidak terlalu terpaku pada satu tradisi tertentu, khususnya tradisi mekotek, melainkan diberikan ruang untuk dikembangkan secara kreatif dengan tetap berpijak pada nilai-nilai adat dan budaya Desa Munggu. Bendesa Adat Munggu juga menyampaikan beberapa catatan teknis terkait tabuh pengiring, sebagai masukan agar aspek musikalitas dan dinamika iringan dapat lebih disempurnakan.
.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Perbekel Desa Munggu, I Ketut Darta yang mengapreasiasi dan menegaskan dukungan penuh Pemerintah Desa terhadap pengembangan dan pelestarian Tari Maskot Desa Munggu sebagai bagian dari penguatan identitas budaya desa. Perbekel Desa Munggu juga menyampaikan harapan agar proses penggarapan dapat berjalan optimal melalui sinergi antara seniman, desa adat, dan pemerintah desa. Besar harapannya proses ini terus berkelanjutan dan Pemerintah Desa setelah dilaunching direncanakan pada tahun berjalan kedepannya juga akan dilanjutkan dengan sosialisasi ke masing-masing banjar.
.
Memasuki sesi inti, dilaksanakan evaluasi dan diskusi, yang diisi dengan tanggapan serta masukan dari berbagai pihak, antara lain tokoh adat dan seni, baga kesenian, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat. Diskusi berlangsung secara terbuka dan konstruktif, dengan fokus pada penyempurnaan aspek koreografi, iringan tabuh, makna simbolik, serta kesiapan Tari Maskot Desa Munggu untuk ditetapkan dan diluncurkan secara resmi.
.
Hasil dari sesi diskusi kemudian dirumuskan dalam perumusan hasil evaluasi, yang memuat kesimpulan dan poin-poin perbaikan penggarapan, sekaligus penyusunan rencana tindak lanjut menuju finalisasi dan peluncuran Tari Maskot Desa Munggu.
.
Kegiatan evaluasi ini dihadiri oleh Perbekel Desa Munggu, Bendesa Adat Munggu, Forkopimdes Munggu, Kepala Seksi Kesejahteraan (Kasi Kesra) Desa Munggu, Kelihan Banjar Dinas dan Kelihan Banjar Adat se-Desa Munggu, Baga Kesenian Desa Adat se-Desa Munggu, Listibiya Desa Munggu, serta para penabuh dan penari Tari Maskot Desa Munggu.
.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Tari Maskot Desa Munggu dapat disempurnakan secara artistik dan filosofis, sehingga mampu menjadi representasi jati diri budaya desa sekaligus kebanggaan masyarakat Desa Munggu.
Evaluasi Penggarapan Tari Maskot Desa Munggu
Pemerintah Desa Munggu bersama Listibiya Desa Munggu melaksanakan Evaluasi Penggarapan Tari Maskot Desa Munggu pada Minggu (8/2), bertempat di Balai Banjar Pemaron. Kegiatan ini bertujuan untuk meninjau perkembangan penggarapan tari maskot sekaligus menghimpun masukan dari berbagai unsur masyarakat demi penyempurnaan karya seni yang menjadi identitas budaya Desa Munggu.
.
Kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan doa pembuka. Selanjutnya, acara dilanjutkan dengan sambutan Koordinator Penggarapan yang disampaikan oleh Ketua Listibiya Desa Munggu, sekaligus pemaparan konsep penggarapan Tari Maskot Desa Munggu. Dalam pemaparannya disampaikan latar belakang, gagasan artistik, serta nilai-nilai budaya lokal yang menjadi dasar penciptaan tari maskot desa.
.
Pada sesi berikutnya, progres penggarapan ditunjukkan secara langsung melalui penampilan garapan Tari Maskot Desa Munggu oleh para penari dan penabuh. Penampilan ini menjadi media evaluasi utama untuk memperlihatkan perkembangan koreografi, iringan tabuh, serta kesatuan gerak dan musikalitas yang telah dicapai hingga tahap saat ini.
.
Selanjutnya disampaikan sambutan Bendesa Adat Munggu, I Made Suwinda, yang menekankan agar proses penggarapan Tari Maskot Desa Munggu tidak terlalu terpaku pada satu tradisi tertentu, khususnya tradisi mekotek, melainkan diberikan ruang untuk dikembangkan secara kreatif dengan tetap berpijak pada nilai-nilai adat dan budaya Desa Munggu. Bendesa Adat Munggu juga menyampaikan beberapa catatan teknis terkait tabuh pengiring, sebagai masukan agar aspek musikalitas dan dinamika iringan dapat lebih disempurnakan.
.
Acara kemudian dilanjutkan dengan sambutan Perbekel Desa Munggu, I Ketut Darta yang mengapreasiasi dan menegaskan dukungan penuh Pemerintah Desa terhadap pengembangan dan pelestarian Tari Maskot Desa Munggu sebagai bagian dari penguatan identitas budaya desa. Perbekel Desa Munggu juga menyampaikan harapan agar proses penggarapan dapat berjalan optimal melalui sinergi antara seniman, desa adat, dan pemerintah desa. Besar harapannya proses ini terus berkelanjutan dan Pemerintah Desa setelah dilaunching direncanakan pada tahun berjalan kedepannya juga akan dilanjutkan dengan sosialisasi ke masing-masing banjar.
.
Memasuki sesi inti, dilaksanakan evaluasi dan diskusi, yang diisi dengan tanggapan serta masukan dari berbagai pihak, antara lain tokoh adat dan seni, baga kesenian, pemerintah desa, serta tokoh masyarakat. Diskusi berlangsung secara terbuka dan konstruktif, dengan fokus pada penyempurnaan aspek koreografi, iringan tabuh, makna simbolik, serta kesiapan Tari Maskot Desa Munggu untuk ditetapkan dan diluncurkan secara resmi.
.
Hasil dari sesi diskusi kemudian dirumuskan dalam perumusan hasil evaluasi, yang memuat kesimpulan dan poin-poin perbaikan penggarapan, sekaligus penyusunan rencana tindak lanjut menuju finalisasi dan peluncuran Tari Maskot Desa Munggu.
.
Kegiatan evaluasi ini dihadiri oleh Perbekel Desa Munggu, Bendesa Adat Munggu, Forkopimdes Munggu, Kepala Seksi Kesejahteraan (Kasi Kesra) Desa Munggu, Kelihan Banjar Dinas dan Kelihan Banjar Adat se-Desa Munggu, Baga Kesenian Desa Adat se-Desa Munggu, Listibiya Desa Munggu, serta para penabuh dan penari Tari Maskot Desa Munggu.
.
Melalui kegiatan ini, diharapkan Tari Maskot Desa Munggu dapat disempurnakan secara artistik dan filosofis, sehingga mampu menjadi representasi jati diri budaya desa sekaligus kebanggaan masyarakat Desa Munggu.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin