TP PKK dan Posyandu Desa Munggu Gelar Gerakan Kulkul Bulan April, Perbekel Munggu Tegaskan Sanksi Pemilahan Sampah
MUNGGU-Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) bersama Kader Posyandu Desa Munggu, Kecamatan Mengwi, Kabupaten Badung, menggelar "Gerakan Kulkul PKK dan Posyandu" di Banjar Pengayehan pada Minggu (5/4/2026). Kegiatan gotong royong kebersihan lingkungan ini sekaligus menjadi momentum sosialisasi kebijakan pemilahan sampah menyusul penutupan resmi Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) Suwung untuk sampah organik per 1 April 2026.
Perbekel Desa Munggu, I Ketut Darta, menyatakan kegiatan ini sejalan dengan program pemerintah desa dalam mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan tertata.
"Ini adalah langkah nyata kita bersama dalam mewujudkan lingkungan desa yang tidak hanya bersih dan sehat, tetapi juga tertata dengan baik," ujar I Ketut Darta di sela kegiatan.
Sanksi bagi Pelanggar
Pemerintah Desa Munggu menegaskan akan menindak tegas warga maupun pihak-pihak yang masih mengabaikan aturan pemilahan sampah. Seluruh rumah tangga diwajibkan memilah sampah langsung dari sumbernya.
Kebijakan ini diambil sebagai respons atas ditutupnya TPA Suwung, yang selama ini menjadi tumpuan pengelolaan sampah di wilayah Bali. Penutupan operasional untuk sampah organik tersebut menuntut percepatan adaptasi masyarakat terhadap sistem pengelolaan sampah berbasis sumber.
Kegiatan Berpindah Setiap Bulan
Gerakan Kulkul dilaksanakan secara serentak di Desa Munggu dengan pusat kegiatan yang berpindah secara estafet dari satu banjar ke banjar lain setiap bulannya. Pada April ini, Banjar Pengayehan menjadi tuan rumah pelaksanaan.
Kegiatan dihadiri oleh Perbekel Desa Munggu, Ketua TP PKK Desa Munggu Ni Luh Budiasih beserta jajaran anggota, Kelian Banjar Dinas Pengayehan, Kelian Banjar Adat Pengayehan, serta seluruh jajaran PKK Banjar Pengayehan dan kader Bank Sampah.
Program Inisiasi PKK Provinsi Bali
Gerakan Kulkul merupakan program yang diinisiasi oleh PKK Provinsi Bali. Program ini dirancang secara masif dan terstruktur dari tingkat provinsi hingga desa guna mendukung terwujudnya pengelolaan sampah berbasis sumber yang terintegrasi.
Melalui kegiatan ini, pemerintah desa berharap kesadaran kolektif masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan dapat tumbuh secara mandiri dan berkelanjutan, serta berdampak pada peningkatan kualitas kesehatan dan kenyamanan lingkungan Desa Munggu.
Komentar baru terbit setelah disetujui Admin